Tugas Akhir DIII
STUDI LITERATUR ASUHAN GIZI PADA BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAHUN 2020 DISUSUN NURSARIPA PO.76.3.04.17.1.026
RINGKASAN
NURSARIPA. “Studi literatur asuhan gizi pada balita gizi kurang di wilayah
kerja puskesmas tahun 2020” (dibimbing oleh Hasmar Fajrianadan Muh.
Hasyim) (xiii +50 halaman + 11 Tabel + 4 Grafik)
Kekurangan gizi (undernutrition) merupakan keadaan kurangnya
energi (kalori) dalam tubuh. Prevalensi gizi kurang di Indonesia masih
tinggi berdasarkan hasil RISKESDAS pada tahun 2018. Upaya Kemenkes
untuk mengatasi masalah gizi kurang di puskesmas salah satu cara
dengan melakukan PAGT sesuai dengan penetapan upaya pelayanan gizi
yang meliputi pengkajian data, diagnosa gizi, intervensi gizi, monitoring
dan evaluasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan asupan zat gizi
makro dan perubahan berat badan pada balita gizi kurang setelah
diberikan asuhan gizi menggunakan PAGT.
Penelitian ini merupakan studi literatur melalui review berbagai hasil
penelitian tugas akhir mahasiswa tentang kesehatan dan gizi untuk
mengidentifikasi proses asuhan gizi terstandarpada balita gizi kurang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan asuhan gizi
pada anak gizi kurang maka terjadi perubahan asupan dan berat badan
pada anak selama intervensi. Perubahan asupan yang terjadi dapat
mempengaruhi perubahan berat badan pada anak.
Kesimpulan terjadi peningkatan asupan energi dan zat gizi makro
pada anak selama proses intervensi berlangsung dan terjadi peningkatan
berat badan pada anak selama intervensi.
Disarankan agar anak yang mengalami status gizi kurang dapat
dilakukan asuhan gizi menggunakan PAGTuntuk memenuhi kebutuhan
gizi makro dan meningkatktan berat badan anak. Sebaiknya juga
dilakukan penelitian secara langsung untuk melihat perubahan asupan
dan berat badan yang terjadi.
| S. 2020.NUR.Gz.14 | 2020.NUR.Gz.14 | Perpustakaan Direktorat Poltekkes Mamuju (RAK.KTI.GZ.2020) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain