Tugas Akhir DIII
GAMBARAN KEBIASAAN JAJAN DAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI MAN 1 MAMUJU TAHUN 2025
IKA SEPRIYANTI ” Gambaran Kebiasaan Jajan dan Status Gizi Pada
Remaja di MAN Mamuju Tahun 2025 ” (dibimbing oleh Yudianti dan Andi
salim).
(xiii + 35 Halaman + 7 Tabel + 8 Lampiran)
Kebiasaan jajan merupakan perilaku konsumsi makanan atau minuman
yang dilakukan di luar waktu makan utama, terutama dengan memilih
jajanan siap saji yang umumnya rendah zat gizi. Remaja cenderung memilih
jajanan berdasarkan rasa, harga, dan kemasan tanpa mempertimbangkan
nilai gizinya. Pola konsumsi ini dapat memengaruhi status gizi karena
asupan yang tidak seimbang berisiko menyebabkan gizi lebih, gizi kurang,
bahkan obesitas. Status gizi yang tidak optimal pada masa remaja
berdampak terhadap tumbuh kembang serta kesehatan jangka panjang.
Pemahaman mengenai kebiasaan jajan sangat penting untuk menilai risiko
dan mendorong pola makan yang lebih sehat di kalangan remaja.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel sebanyak
189 siswa yang di pilih secara proposional random sampling. Data
kebiasaan jajan diukur menggunakan FFQ dan data status gizi diperoleh
menggunakan alat pengukur tinggi badan dan berat badan, data tersebut
diolah dengan Microsoft Excel, SPSS, dan WHO Antro Plus kemudian
disajikan dalam bentuk tabel narasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebiasaan jajan sering 110
siswa (58,2%) dan tidak sering 79 siswa (41,8%). Status gizi baik 134 siswa
(70,9%), status gizi kurang 12 siswa (6,3%), statsu gizi buruk 2 siswa
(1,1%), status gizi lebih 31 siswa (16,4%) dan status gizi obesitas 10 siswa
(5,3%). Kebiasaan jajan dan status gizi lebih banyak kebiasaan jajan sering
dan status gizi baik 77 siswa (40,7%).
Peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan penelitian
dengan menambahkan variabel lain seperti aktivitas fisik, pengetahuan gizi,
atau kondisi ekonomi keluarga agar dapat memberikan gambaran yang
lebih menyeluruh tentang faktor-faktor yang memengaruhi status gizi
remaja. Penggunaan metode campuran (mixed methods) juga dapat
dipertimbangkan agar hasil penelitian menjadi lebih mendalam dan akurat.
| 2025.IKA.Gz.04 | 2025.IKA.Gz.04 | Perpustakaan Direktorat Poltekkes Mamuju (Rak.KTI.GZ.2025) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain