Tugas Akhir DIII
Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Ny”R” Dengan Risiko Usia Terlalu Muda Di Puskesmas Satelit Tarailu Kec. Sampaga, Kab. Mamuju 11 Februari s.d 08 April 2025
Dennia salvasi. Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Ny”R” Dengan Risiko
Usia Terlalu Muda di Puskesmas Satelit Tarailu Kec. Sampaga, Kab. Mamuju 11
Februari s.d 08 April 2025 (dibimbing oleh Nurdiana, S.ST., M.Kes. dan Beauty
Octavia Mahardany, S.Keb., M.P.H.).
Kehamilan usia muda merupakan salah satu faktor risiko yang bisa
meningkatkan angka kesakitan dan kematian ibu. Komplikasi yang bisa terjadi
akibat kehamilan di usia terlalu muda antara lain prematur, perdarahan, pre
eklampsia, dan lainnya. Peran bidan sangat dibutuhkan untuk mengurangi
komplikasi akibat kehamilan di usia terlalu muda melalui asuhan kebidanan
berkesinambungan. Asuhan berkesinambungan adalah pelayanan kesehatan
yang diberikan secara konsisten, terintegrasi, dan berkesinambungan oleh bidan
mulai dari masa prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir
dan KB.
Metode yang digunakan dalam asuhan berkesinambungan pada ibu hamil,
bersalin, bayi baru lahir, neonatus, dan nifas ini adalah metode penelitian
deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan
kasus (case study) dengan cara mengumpulkan data primer dan data sekunder
kemudian didokumentasikan berdasarkan 6 standar asuhan kebidanan dan
SOAP. Asuhan dilakukan sebanyak 3 kali pada masa kehamilan dengan standar
10 T, asuhan persalinan normal dan kunjungan nifas 3 kali serta neonatus 3 kali.
Tidak ada komplikasi pada kehamilan, persalinan berlangsung normal tanpa
adanya penyulit, bayi lahir dengan berat badan normal (3100 gr) tidak ada
komplikasi, masa nifas berjalan normal. Masalah paritas dapat teratasi dengan
cara memberikan konseling KB pada ibu, dan ibu memutuskan menggunakan KB
implant.
Hasil dari pemberian asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan pada
ibu, tidak terjadi adanya komplikasi baik pada masa kehamilan, persalinan,
neonatus dan masa nifas. Masalah kehamilan di usia terlalu muda dapat diatasi
dengan cara memberikan konseling KB pada ibu agar bisa menunda jarak
kehamilan berikutnya, dengan menggunakan KB implant. Asuhan kebidanan
berkesinambungan dapat membantu mengatasi komplikasi yang mungkin terjadi.
Diperlukan juga pemahaman masyarakat tentang resiko hamil di usia terlalu
muda, dan pengaturan kehamikan dengan penggunaan KB.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Berkesinambungan, Ibu Hamil dengan Risiko
Usia Terlalu Muda
| 2025.DEN.Keb.14 | 2025.DEN.Keb.14 | Perpustakaan Direktorat Poltekkes Mamuju (2025.GZ.12) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain